NUSANTARA
Kronologi Kebakaran 10 Hektare Dekat Mall 23 Semarang, Diduga Dipicu Pemancing yang Bakar Rumput
Ringkasan Berita
Kebakaran melanda lahan kosong seluas sekitar 10 hektare di kawasan POJ City, belakang Mall 23, Semarang Barat, Rabu (16/9/2026) malam.
JAKARTA, mading.com - Kebakaran melanda lahan kosong seluas sekitar 10 hektare di kawasan POJ City, belakang Mall 23, Semarang Barat, Rabu (16/9/2026) malam. Kobaran api membakar ilalang dan rumput kering hingga terlihat dari area sekitar pusat perbelanjaan, sementara kepulan asap sempat membuat pengelola mall khawatir. Petugas pemadam kebakaran baru menyatakan proses penanganan selesai pada Kamis sekitar pukul 02.00 WIB.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 18.55 WIB. Petugas langsung mengerahkan enam mobil pemadam, satu unit rescue, dan satu unit storing dengan total 40 personel. Proses pemadaman menghadapi kendala karena lokasi api terpisah sungai selebar sekitar 50 meter, ditambah titik api yang berpindah dan akses jalan yang sempat tertutup. “Kesulitan pemadamannya yaitu harus menyeberangi sungai,” kata Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono.
Petugas memanfaatkan air dari sungai di sekitar lokasi menggunakan pompa portable, dibantu suplai dari tangki PMI dan hydrant Mall 23. Arah angin ke utara membuat asap tidak sampai ke area mall, sedangkan lokasi kebakaran yang relatif jauh dari permukiman membantu mengurangi dampak terhadap warga. Api yang sempat merembet hingga hampir satu kilometer akhirnya berhasil dikendalikan setelah penanganan berlangsung sekitar tujuh jam.
Dari penyelidikan awal, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas sejumlah pemancing di sekitar sungai yang membakar rumput kering. Tantri menyebut seorang pria yang diduga sebagai pembakar melarikan diri, sementara tiga orang yang berada di lokasi telah dimintai keterangan oleh polisi. “Yang bakar sampah belum diketemukan. Masih dalam penyelidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat AKP Suprapto, dikutip Detikjateng.
Tiga orang sempat dibawa ke Polsek Semarang Barat kemudian dipulangkan setelah diperiksa sebagai saksi. Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut dan masih mencari orang yang diduga melakukan pembakaran. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan lahan kosong di kawasan tersebut.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 18.55 WIB. Petugas langsung mengerahkan enam mobil pemadam, satu unit rescue, dan satu unit storing dengan total 40 personel. Proses pemadaman menghadapi kendala karena lokasi api terpisah sungai selebar sekitar 50 meter, ditambah titik api yang berpindah dan akses jalan yang sempat tertutup. “Kesulitan pemadamannya yaitu harus menyeberangi sungai,” kata Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono.
Petugas memanfaatkan air dari sungai di sekitar lokasi menggunakan pompa portable, dibantu suplai dari tangki PMI dan hydrant Mall 23. Arah angin ke utara membuat asap tidak sampai ke area mall, sedangkan lokasi kebakaran yang relatif jauh dari permukiman membantu mengurangi dampak terhadap warga. Api yang sempat merembet hingga hampir satu kilometer akhirnya berhasil dikendalikan setelah penanganan berlangsung sekitar tujuh jam.
Dari penyelidikan awal, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas sejumlah pemancing di sekitar sungai yang membakar rumput kering. Tantri menyebut seorang pria yang diduga sebagai pembakar melarikan diri, sementara tiga orang yang berada di lokasi telah dimintai keterangan oleh polisi. “Yang bakar sampah belum diketemukan. Masih dalam penyelidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat AKP Suprapto, dikutip Detikjateng.
Tiga orang sempat dibawa ke Polsek Semarang Barat kemudian dipulangkan setelah diperiksa sebagai saksi. Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut dan masih mencari orang yang diduga melakukan pembakaran. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan lahan kosong di kawasan tersebut.